discuss about love


Diskusi ini terjadi dalam forum obrolan seni sastra dan filsafat, sebuah forum dikusi dimana penulis sendiri ikut bergabung…

diskusi ini mengambil tema tentang cinta. tema yang sebenarnya sudah usang tapi selalu diperbaharui..

berikut cuplikannya :

tayak :

menterjemahkan cinta selalu menghilangkan pengalaman2 tentang cinta, juga menghilangkan sense dari cinta itu sendiri

mbak merry :

kenapa menterjemahkan cinta dalam kata kata karna kusadari bahasa cinta sangat sulit tuk dimengerti…… terlalu banyak arti tersirat dari yang tersurat dan dari yang tersuratpun banyak yang tersirat…. maka dalam seluruh dunia dan dalam berbagai bahasa Cinta dicoba tuk dibuat definisinya dibuat terjemahannya mengurangi rasakah definisi itu ???? Rasanya bukan kata dan definisi yang menghilangkan pengalaman tentang cinta hanya saja kata kata tak mampu merekamnya utuh hanya secuplik kecil dari pengalaman besar yang sulit dijabarkan…. dan sense of love tidak bertambah atau berkurang hanya karna kata kata dan definisi.
sense of love hanya hilang bila kita kehilangan sense itu dalam hati kita… love sendiri tidak pernah hilang….
dia ada bersama kata didalam kata baik yang terkatakan ataupun tak mampu dikatakan , baik yang diucapkan ataupun hanya diangankan dalam benak… dia tetap ada hanya sense dan sense sekali lagi hanya “perasaan” yang seperti cuaca yang selalu berganti bila musim berganti….
“perasaan bukan landasan yang kuat untuk cinta”
“perasaan hanya sebuah gelora yang membuat cinta terasa indah”
dibutuhkan lebih dari sekedar perasaan….
dibutuhkan komitmen, dibutuhkan kesetiaan, dibutuhkan tindakan, dibutuhkan kepercayaan, dibutuhkan………….. wualhaaaaaaaa tambah sendiri sampai kau tahu cinta itu ada dan selalu ada selama kita menjaganya utuh dalam hati dan jiwa kita selama kita menginginkan cinta maka cinta akan datang dengan kerinduan yang sama besarnya karna Cinta selalu rindu tuk Mencinta dan diCinta dan sekali lagi ku kukutip dari kata Ratna yang Kusuka “Cinta tak pernah kehabisan akal tuk mencinta dan mencinta ” kurang lebih begitu kira kira….

—–
Lanjutan

Namun tetap saja kita sibuk membuat definisi demi definisi…….
tentang Cinta lewat kata , sajak, syair, puisi, drama , melodrama, komedi,satire………….
Kenapa kita membuat sebuah kamus besar tentang cinta ????
Kenapa kita terus dan terus membuat kamus tentang cinta itu ????
Karna ternyata kita sadar…. dalam diri setiap orang rindu tuk mengetahui lebih dalam tentang arti dan rasa cinta….
dan kita merajut kata demi kata tuk buat kamus bagi diri kita dan sesama…. tuk kita buka ulang dan mencari lagi definisi dan artinya….
kenapa ????
karna kita berharap dengan tambahan pengetahuan tentang cinta kita bisa lebih mengetahui dan mengenal cinta ……

namun sayangnya sekali lagi terpaksa kutuliskan andai kata kata cukup kuat tuk bisa mengubah rasa…….. tuk menjadi kesadaran laku……………
dan kucuplik dari buku yang kulupa apa judulnya kalau cinta itu bukan kata benda tapi kata kerja yang artinya cinta itu bukan kepunyaan atau milik bukan aset tapi Verb kata kerja artinya ????
artinya tuk mendapatkannya kita mesti melakukan sesuatu…. sesuatu tindakan dan bukan hanya memiliki kata kata belaka……

lalu apa guna kata kata ???
gunanya hanya sebatas kata kata
dengan harapan kata kata terus berkata mengusik jiwa
tuk sadar dan sadar
tuk mengingatkan dan mengingatkan sekali lagi
gar dengan usikannya Jiwa melakukan kata kata yang berakir pada kata kata yang berbicara dalam tindakan nyata perbuatan….

semoga kata kata tak hanya sekedar kata
semoga kata kata nyata dalam laku
semoga semoga dan semoga

tayak.. :

adalah defenisi cintamu………..

karena keinginan untuk mencinta(yg uncontrol)selalu dianggap cinta
maka cinta adalah komitmen untuk mencinta
maka cinta adalah mendefinisikannya
(mencinta = mendefinisikan cinta)
misal : cinta rela berkorban, memberi hadir disetiap relung hati kita , mengisi seluruh hidup kita, menyita seluruh perhatian dan waktu kita dan apa yang ada dalam benak akan teruah dalam tumpahan rasa…
lalu kita menerapkannya(dalam fikiran dan hati)
semua itu karena kita ingin dan berencana(secara tak sadar kita pikir)bahwa itulah cinta

membuat defenisi cinta tak menghilangkan sense of cinta, akan tetapi adalah mencinta

sementara menterjemahkan(mengartikan cinta yg telah ada)adalah melihat kembali atau mengulang pikir kembali pengalaman tentang cinta, sense dan pengalaman akan hilang ketika kita memahami apa itu cinta setelah mempelajari secara hati2.

sewaktu aq melihat pakaian yg dijemur akan kering bila dijemur siang hari,aku pikir bahwa sianglah yg mengeringkan…
saat aq belajar untuk tau bahwa pakaian kering karena radiasi panas matahari, rasa kagumku terhadap siang hilang.

Mbak Merry :

tentang jemuran dan siang dan radiasi panas analogi yang baik namun tak cukup sempurna. kenapa ???? karna walau radiasi panas yang menyebabkan pakaian kering namun radiasi panas itu tak terjadi pada malam, memang bukan siang yang menyebabkan keringnya baju tapi sianglah petanda sang waktu tuk memungkinkan radiasi itu terjadi…. bagaimana bisa kau kagum pada radiasi tanpa penanda waktu yang bersisian dengannya hiihihhiihihihihihihihi asal kan makin binun ????
ku tambah binunmu itu dengan satu analogi lagi… yang makin ngawur :

Apakah sekolah atau guru atau buku yang menjadikan orang pandai ???
apa jawabmu tayak ???
bila kau jawab ya maka kau masih terpaku pada siang yang mengeringkan jemuran bukan terik….

Bila kau jawab tidak bukan sekolah etc yang menjadikan orang pandai lalu apa ????
otak mereka, nalar mereka etc etc…. (ya benar) tapi apa karnanya hilang kagummu pada sekolah , guru, buku etc tidak kenapa karna mereka pun salah satu wadahmu tuk menerima semua ilmu itu bukan ??? seperti siang mewadahi terik mentari, sekolah guru buku apapun mewadahi sinar pikirmu

nga setuju hihihihhiihihi mabur lagi gie ntar ku kejar sampai ujung…………………………

tp itulah :
cinta memang tak membuat kita hidup
definisi tentang cintapun tak membuat rasa cinta semakin indah
namun tanpa cinta hidup sangat menyedihkan
dan definisi tentang cinta hanya senandung dari keindahan cinta yang dirasakan hati

semoga senandung itu terus terdengan indah dan menghangatkan seperti terik mentari disiang hari yang mengeringkan pakaianmu
demikian hangat cinta mengeringkan air matamu semoga

tayak :
pertanyaanya kenapa aq ga peduli pada siang yg serta merta adalah saat terjadinya radiasi panas,
sesuai dengan tulisan sebelumnya;
pertama kita mengkaji cinta adalah sebuah keinginan mencinta yg dianggap cinta. disini keinginan mencinta = cinta, penyebab rasa yg kita sebut cinta adalah pengharapan, keinginan.
disini kita harus membedakan antara cinta dengan mencinta
cinta = keinginan untuk mencinta
mencinta = mendefenisikan cinta
daku rasa cukup sampai disana.

radiasi panas kita anggap sebagai penyebab cinta(keringnya pakaian)yaitu keinginan untuk mencinta. keinginan untuk mencinta hanya bisa terjadi dengan adanya penginderaan(dengan menggunakan pancaindera yg ada). sekaligus menjawab pertanyaan yg ada dalam analogi yg mbak ajukan, aq berpendapat bahwa tingkat pengetahuan pertama adalah melalui penginderaan. sekolah, buku, guru, nalar, fikiran dll secara tidak langsung adalah pengalaman yg memakai penginderaan, semuanya adalah penyebab pandainya seseorang, manusia itu seperti kertas putih yg diwarnai dan mampu mewarnai dirinya sendiri.

radiasi panas penyebab sesungguhnya cinta sementara siang hanyalah pengantar. disini siang aq ibaratkan masa dimana kita mengijinkan semua penyebab untuk cinta, mnusia sesungguhnya mencari kebahagian, dan cinta yg sesungguhnya ciptaan mereka sendiri itu benar2 bisa membahagiakan, sehingga sebenarnya pada akhirnya manusia menciptakan bahagianya sendiri…

saat kita mengagumi siang kita menghilangkan kemungkinan untuk mengerti radiasi sesungguhnya, dan bukankah radiasi juga bisa dibuat pada malam hari, dengan bantuan sesuatu(membuat suatu alat) yg dapat diketahui dengan mempelajari sifat radiasi panas itu sendiri (mungkin seperti ilmu psikologi…).
ato dengan contoh mudah untuk cinta dengan bantuan alat yang melalui pengetahuan tentang sifat2 penyebab cinta: mak comblang, kontak jodoh, etc..etc

mbak merry :

Cinta bukanlah sebuah keinginan tuk mencinta yang lalu dianggap cinta, seperti kehidupan bukanlah sebuah keinginan tuk hidup yang lalu dianggap hidup, karena seperti hidup, cinta itu ada dan tetap ada , baik kau inginkan ataupun tidak, dia tetap ada tetap mengusik dan tetap berjalan menjalankan takdirnya, dan karena seseorang hiduplah maka timbul keinginan dan salah satu keinginan itu adalah tuk terus mempertahankan kehidupan , dan karena cintalah maka timbul keinginan tuk mencinta dan terus mempertahankan cinta itu….

+++ Kita mengagumi siang tanpa harus menghilangkan kekaguman pada radiasi, kenapa harus menghilangkan kekaguman pada dua hal yang luar biasa itu sobat ???? siang dikagumi karena dia adalah siang dan radiasi dikagumi karna dia adalah radiasi seperti juga cinta dikagumi karna cinta dan rasa dan keinginan dan juga harapan serta tindakan perbuatan cinta dikagumi karna bentuk mereka masing masing… karna hakikat mereka kita mengagumi mereka , dan kekaguman pada yang satu tak seharusnya menghilangkan kekaguman pada yang lainnya…….

++ radiasi pengeringan baju bisa terjadi pada malam , hahahhahahaha spt kejadian mbakmu karna lupa cuci baju seragam adikku yang cuma semata wayang dan besok nya harus dipakai kesekolah , ekspress kebut cuci , peras sampai sangat kering, dan setelah setengah kering gosok sampai kering kayak kerupuk..tak ada yang bilang hal itu tak mungkin dilakukan, dan rasa cinta bisa dikembangkan dalam banyak hal… seperti setrika tuk keringkan baju… cinta pun dikembangkan dari hangat hati yang terus belajar tuk mencintai cinta , menghargai cinta dan dari sahabat cinta terus dipelajari, dari buku dari kehidupan dari waktu dari pengalaman dari segala hal cinta bisa terus tumbuh dan berkembang….
karena seperti hidup.. yang terus bertumbuh … (sampai raga hancur….)
cintapun terus bertumbuh…. (entah sampai kapan…)

About tayak

pecundang yang tidak ingin tenggelam dalam lumpur kebodohannya

Posted on Mei 15, 2008, in stay_BacaRuik and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: