Derak Rontok yang Goblok


sejumput nama berputar-putar di becek jalan sesudah hujan. kepalanya kembali menelurkan sesak yang lama dikenalnya. bahasa yang asing dari ibunya, putaran yang gemetar ditangannya, CO2 yang dihembuskan knalpot motornya. semua menari dipangkuannya. memutar kepala 180 derajat tepat dilehernya.

sekarang ia menempel di dinding sebagai lukisan gunawan. lukisan yang memamerkan lekuk ketelanjangan seorang perempuan. dan sebuah tahi lalat di dada melirik pada sofa yang mengemil coklat. coklat yang mengaku setiap gigitan pada tubuhnya adalah kenikmatan. coklat yang berpacu menjadi kalori ditubuhnya.

tubuh berderak, lalu rontok menjadi sebentuk pertanyaan goblok:

untuk apa ia memprosakan kehidupan, untuk apa menjentawahkan semua yang telah di prosakan kehidupan..??!.

aiih, ia hanya lukisan gunawan, lalu berturut-turut ia adalah tahi lalat, sofa, coklat, dan kalori padat pada tubuh yang liat

untuk saudaraku, zico

About tayak

pecundang yang tidak ingin tenggelam dalam lumpur kebodohannya

Posted on Mei 31, 2008, in sajak and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: