Tuhan Adalah Proses Menciptakan!


repost dari tay’s friendster blo9…..daripade ga ngepost sama sekalee….
Wednesday, March 5th, 2008

hari2 terakhir begitu tenggelam dalam alam, sahabat, dan musuh sejak kecil: fikiranku,..Aku dan fikiranku berjuang mati-matian, entah untuk siapa, dan entah berjuang untuk apa..demi kebenaran?

bukankah tidak ada kebenaran?benarkah kebenaran bukan kebenaran?bukankah kebenaran sesungguhnya adalah : “menjadi” kebenaran?

###
kesadaran adalah eksistensi segalanya…
beberapa aliran amat menyukai ide ini, meskipun banyak kritik yg menyerta bersamanya..segala sesuatu “ada” dalam kesadaran, jika tidak ada kesadaran maka tidak ada eksistensi…saat tidak ada kesadaran(aku misalkan seperti saat tidur pulas), maka tidak ada orang lain, benda2, waktu, dan segalanya, karena tidak ada “kesadaranku”..

sebuah kritik: bukannya tidak ada,segalanya tetap ada saat kita tidur pulas, kita hanya tidak tahu….

yup, tapi dimana eksistensi segalanya itu?apa yg menjadikan segalanya itu ada saat kita tidur?karena dia sendiri ada?.bukan!!yg menjadikannya ada adalah kesadaran lain diluarnya…saat benar2 tidak ada kesadaran, maka segalanya benar2 tidak ada….

###
aku kemudian terpaku pada pertanyaan yg aneh: jika segala sesuatu di”ada”kan oleh kesadaran, bukankah tidak mungkin bahwa konsep “menjadikan” itu juga adalah “ciptaan” kesadaran?

aku coba jelaskan dengan logika sederhana(sebuah retorika klasik yg berani?)
premis 1: tuhan menciptakan segalanya
premis 2: jika tuhan tidak ada, maka tidak ada segalanya…
kesimpulan apa yg dapat ditarik dari pernyatan2 diatas?

jika dua premis itu kita akumulasikan maka dengan sangat jelas akan kita dapat kesimpulan sebagai berikut:
tuhan ada, dan menciptakan segalanya….

tapi dengan sedikit kebodohan kita akan temukan kontradiksi mendasar dari pernyataan2 sebelumnya:
siapa/apa yg menciptakan tuhan?
bukankah segalanya diciptakan oleh tuhan. jika tuhan ada, maka bukankah tuhan ada karena diciptakan?jika tuhan tidak diciptakan,apa itu tuhan?

kemungkinan kesimpulan terbaik yg bisa diambil adalah : salah satu premis diatas salah!tapi benarkah salah?

####
untuk masalahku, analogi diatas akan berbunyi seperti ini:

premis 1:kesadaran menjadikan segala sesuatu
premis 2:jika kesadaran tidak ada, maka segalanya tidak ada

dengan metode yg sama maka kita mendapatkan kesimpulan seperti yg telah aku tulis sebelumnya diatas:
kesadaran ada, dan kesadaran menjadikan segala sesuatu eksist

kontradiksi yg dikandungnya:
apa yg menjadikan kesadaran?

maka akan ada beberapa hipotesa yg bermunculan, seperti yg ada padaku:
mis : jika segala sesuatu di”ada”kan oleh kesadaran, bukankah tidak mungkin
bahwa konsep “menjadikan” itu juga adalah “ciptaan” kesadaran?
atau : apakah kesadaran itu?dan benarkah dia menjadikan segala sesuatu eksist?

###
kita akan coba pecahkan dengan hati2,,,
1. premis 1 dapat dibuktikan kebenarannya
2. jika premis 1 benar, meka premis 2 juga benar
jadi kita tidak perlu menyatakan bahwa salah satu dari 2 premis itu salah…

maka kita akan dan perlu membuat sebuah sintesa, dan hanya ada satu hal yg cocok sekali sebagai kesimpulan untuk kedua pernyatan diatas:

kesadaran tidak dijadikan
kesadaran adalah proses menyadari(menjadi sadar)itu sendiri

dan:

tuhan tidak diciptakan
tuhan adalah proses menciptakan(menjadi tercipta)itu sendiri

About tayak

pecundang yang tidak ingin tenggelam dalam lumpur kebodohannya

Posted on Oktober 19, 2008, in stay_BacaRuik. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: