kontribusi biji cabai terhadap peningkatan volume sebuah mangkuk dan elastisitasnya terhadap minyak goreng


Tujuh puluh ribu (entah kenapa aku memilih angka ini) biji cabai yang gagal dilindas bola raksasa berteriak kesakitan di panci penggorengan. saat itu ia hanya ingin tahu ibu dari saudara-saudaranya. saudara yang sebagian meronta bersamanya, sebagian menunggu giliran hingga tiada sisa. tapi tetap saja tidak ada yang tahu jumlah biji cabai bersaudara. kukira-kira saja : mungkin tujuh ratus dua tiga (kenapa lagi mesti harus kupilih sebuah angka?).

Pertanyaan ini seperti pertanyaan kenapa mesti memerahi teman sepanci? atau pertanyaan berapa cabai yang cukup untuk dapat menjadi air pada bola mata ketika meringis? Atau kalau kau suka, berapa cabai menjadi betis seorang gadis jawa yang kau tuduhkan kepadaku??!.

aku ingin menghitung persentase, korelasi, elastisitas atau standar deviasi, kontribusi, bahkan potensi mereka menjadi bagian dari betis gadis jawa. kau ingin mendapatkan data berupa angka dan menangis dengan metode matematis yang determinis. aku ingin meneliti lebih lanjut, menemukan fakta kualitatif dan menolak tinta main mata.

tapi akan ada dimana kepuasan dari sisa-sisa mengalahkan?

maka kuputuskan saja : ada banyak biji cabai di mangkuk itu dan tidak ada satupun yang akan menjadi bagian dari betisnya. bukankah semua gadis jawa cinta gula?

Dengan demikianlah aku berharap menyudahi pertengkaran dengan sejumlah biji cabai itu. Tapi dengan seakan tanpa dosa mereka melototkan mata padaku dan berkata “tolong carikan ibuku yang dikuburkan dan melahirkanku…!”. Aku kebingungan, ” apa ia mati lalu melahirkanmu?”.

tak lama kemudian cabai menangisi diri : “kau harus lebih mengerti arti mati…!”

disampingku kalkulator menunjukkan angka sembilan ribu dua ratus tiga.

Aku masih saja tidak tahu itu siapa…

untuk sahabatku
YASHIN

About tayak

pecundang yang tidak ingin tenggelam dalam lumpur kebodohannya

Posted on Oktober 29, 2008, in sajak and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: