sesederhana bahasa


“segelas kopi panas

dari liryc

yang belum selesai

diterjemahkan

tidak mengubah apa-apa

dari pagi yang biasa”

kau katakan hal itu berkali kali

mengingatkanku;

akan lekuk bibirmu

saat menjamah

kata “liryc”

yang menggoda.

About tayak

pecundang yang tidak ingin tenggelam dalam lumpur kebodohannya

Posted on April 17, 2009, in sajak and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. Aku suka mengeja kata2..

  2. aku belajar untuk mengeja kumpulan kata-kata…sesederhana belajar berbicara:

    ini budi..
    ini ibu budi…

    papa..!!aku mau pipis

    selamat pagi..

  3. kata-kata….hancur saat diselubungi bahasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: